Mengenang mimpi dan kenyataan yang terjadi di satu hari yang
sama. Pertanyaan mendasar, sebenarnya apa ‘Halleluyah’ itu? Secara harafiah,
artinya pujian kepada Tuhan. Tapi dalam mimpi itu apa?
Mimpi itu menggambarkan Halleluyah sebagai suatu hal yang
orang-orang lihat, tapi gadis itu tidak melihatnya. Ia celingak-celinguk.
Bingung pada apa yang ‘dihebohkan’ orang-orang. Berkali-kali ia mencoba menatap
ke arah tatapan orang-orang itu, tapi nihil. Lalu, ia merasa berbeda dari yang
lain. Mungkin saat itu, hanya ia satu-satunya orang yang tidak paham. Sampai
akhirnya, gadis itu sempat melihat ada cahaya yang bersinar. Sebentar saja.
Karena setelah itu, ia dibangunkan.
Dalam mimpi itu, sang gadis bahagia ketika bertemu cahaya.
Di dunia nyata, baginya, cahaya itu seperti harapan. Seperti cahaya dalam mimpi
yang hadir hanya sebentar, demikian pun kenyataan tentang harapan yang terlihat
hanya sekejap. Selanjutnya, ia sadar. Ia takut akan kegelapan.
Seperti itulah realitanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar