Halaman

Senin, 30 Mei 2011

Satu Aku Satu Harapku


Aku satu dan aku disini,
Kau juga satu,
Namun sayang kau tak disini.

Aku yang satu dunia denganmu,
Aku yang selalu mengawasimu,
Dulu pernah berharap tidak menjadi:
Aku yang kini dihempas olehmu.

Satu aku disini pernah berharap
Kiranya aku menjadi satu-satunya duniamu,
Egois bukan?
Satu keegoisan untuk kamu yang egois.

Sejak dulu,
Aku tak pernah kau inginkan
Rasaku tak pernah kau rasakan
Ini perih, ini pedih.

Itu dulu dan kini …

Jika aku dimintai satu permintaan,
Aku berharap menjadi ‘apa’ yang kau butuh.
Karena Tuhan memberi apa yang kau butuhkan,
Bukan yang kau inginkan.
Tuhan mengirimku, untukmu …


Kebingungan Hari Ini


Hi! Selamat malam J apa kabar? Berharap baik-baik saja.

Hari yang melelahkan, malam yang penuh dengan keraguan. Keraguan untuk bertindak, keraguan untuk mulai menulis, keraguan terhadap apa yang saya rasa, dan lain sebagainya.

Tahukan kalau bulan ini Mei? Dalam kepercayaan yang saya anut (red katolik), bulan ini bulan Maria. Jadi sepanjang bulan ini kami (red umat katolik) berdoa Rosario. Hari ini keluarga saya mendapat giliran menjadi tuan rumah pengadaan doa Rosario di rukun saya, St. Agnes. Ini baru saja selesai doa J puji Tuhan! Semua berjalan lancer…

Entah apa yang saya rasakan sepanjang hari ini. Sedih, tidak juga. Bosan, ya mungkin. Senang? Tidak juga, namun saya tetap tertawa jika ada orang yang sedang melucu, meski itu tidak lucu. Saya seperti sedang bingung. Bingung dengan perasaan saya sendiri.

Malam ini saya tidak begitu baik. Ingin sekali rasanya saya tertawa dan membuat oranglain tertawa. Tapi bagaimana? Siapa yang akan tertawa dan menertawakan saya. Saya tahu ada yang peduli terhadap saya, terima kasih J tapi sungguh, saya sedang bingung. Saking bingungnya sampai ingin menangis rasanya. Anggap saja saya sedang galau saat ini. Biasanya saya bertweet-tweet ria di @LJBarany, tapi tidak saat ini. Saya kehabisan kata, saya bahkan tidak tahu harus berkata apa.

saya merasa.. hmm.. ada sebuah masalah. Antara saya dan… entah siapa saja yang merasa. Seperti sebuah kesalahpahaman. Ini membuat saya merasa perlu membuka profilnya berkali-kali. Aaakkhh! Ini benar-benar menyiksa saya.

Teruntuk dirimu disana, jikalau saya punya salah, maafkan saya. Saya yakin ini hanya kesalahpahaman dan hanya perlu penjelasan. Terima kasih.


Minggu, 29 Mei 2011

Dear Someone







Dear someone,
urat senyummu sudah putus? aku tak pernah melihatmu tersenyum lagi. kau hancur? biar kubantu kau kumpulkan kepingan itu.

Dear someone,
Dunia maya, kau terlihat menyenangkan disini. Namun di dunia nyata, kau jauh lebih menyenangkan :)

Dear someone,
astagaaa, lucu sekali ko we kesian! hahaha thanks a lot yaa. harap menyadari kelucuanmu :D :)

Dear someone,
di saat hampa harimu dan saat hampa hatimu. ku kan ada, ku di sana, menemanimu selalu :)

Dear someone,
dalam duka ku bertanya, "bagaimana dalam hatimu bicara?"

Dear someone, EHEM EHEM *check sound*

*tarik nafas* *hembuskan*
Dear someone, still angry at me? Forgive me please .. (T.T)

Dear someone, someone special, special aahhhhh! *speechless*

Dear someone, hmm... *HOW CAN I SAY?*

Love,
Ordinary girl~

Jumat, 27 Mei 2011

HAMATRE


Kalo kata blognya abang ganteng @shitlicious nih, single itu beda dengan jomblo. Jomblo itu ga laku #HahaBukanGueBanget, sedangkan single sedang TIDAK INGIN laku #HahaGueBanget. Kalo gw masuk single, guyz! Gw sedang tidak ingin laku, kenapa? Bahasnya entar aja. Betewe betewe, kenapa gw posting kaya ginian? Karena beredar kabar tentang gw penyuka sesama jenis. Sesama jenis apa itu ga jelas. Gw emang suka sesama jenis, manusia. Tapi kalo yg dimaksud kaya, hmm.. cowok suka cowok ato yang akrab disapa HOMO, kalo cewek sapaannya apa? HAMA? Ya barangkali hama (anggap aja begetooh). Enggak ding! Suer ._.v sumfeh!

Gw kalo sama cewek bawaannya pengen nyium, pengen meluk! apalagi yang badannya kaya guling berkaki lima *tengok @dwo10, ah gilak kalo ketemu beginian! Pen gw bungkus, langsung bawa pulang. Tapi sekedar nyium or peluk-pelukan belom bisa gw dibilang hama. BELOM BISA! INI GA ADIL! SETEGAK-TEGAKNYA HUKUM, LEBIH TEGAK PENEGAK HUKUM! DIMANA KEADILAN?! *bongkar lemari* aahhh, lanjut! Belum bisa, temen-teman. Toh gw ga pacaran ato menjalin hubungan yg istimewa dengan mereka.

Gw ga punya cowok (red SINGLE NOT JOMBLO) bukan berarti gw ga suka cowok. Gw suka makhluk Tuhan paling seksi macam mereka. Apalagi yang multitalent, pemikiran luas, didukung tampang, taat akan Tuhan, mematuhi peraturan lalu lintas, dan.. TIDAK MEROKOK! :D give applause buat mrka yg tda merokok (bs: tepok tangan). Kagum!

Banyak cowok yg pernah melewati ruang hati gw, ada yang masuk tapi segera keluar, ga betah katanya :/. Pintunya ga gw buka sembarang, kalopun ada yg pernah singgah, belum ada yg menetap untuk waktu yg lama. Makadariitu, gw masih single. SINGLE YA! NOT JOMBLOW, SAY NO TO GALOW.

Hati gw ga gw buka ke sembarang orang gan! Bahaya kalo hati gw sampe dirampok! Gapunya persediaan lain. Hati gw cuma diperuntukkan untuk makhluk berkarekteristik: 1. COWOK 2.MILYUDER, nah ngertikan sekarang? Cowok banyak tapi yg milyuder ga banyak. Apalagi yang seumuran kaya gw, dan gw gasuka om-om, dan itulah kenapa gw betah single.

Kenapa mesti milyuder? Karena gw keluarga besar gan. Gw punya 1 adek, 1 emak, 1 bapak, tapi tante dan paman gw serta anak-anak mereka banyak banget! nah untuk membiayai hidup mereka ga cukup jadi jutawan, mesti milyuder. Terserah deh kalo ada yg mau ngatain gw materai, eh matre. Gw gini karena gw sayang family. Harap ngerti aja.

Kalo setelah ini masih ada yg berpikir gw HAMATRE, *ambil golok* *belah duren* apess bgt idup gw. Yaudah, gw segera cari cowok dh, besok justin bakal mutusin selena dan ngelamar gw. #PrayForUsGuys @LJBarany @Justinbieber. Daripada Jelena (kampung banget x_x) mending JUSTARY. Ah serasinya *,* yang doain jodoh gw kaya justin mendapatkan sebongkah berlian dari idung sexeeh gw. Thanks :)
  

  ( Beginilah salah satu tampang sotoy saya. Jennifer Kurniawan mah LEWAT! )

Kamis, 26 Mei 2011

Kita tak bersahabat, sahabat ...



Saat itu aku berlari
Aku menoleh
Berharap ada yang mengejar
Oh tidak, sepertinya belum…

Berlari lagi, lebih kencang
Berharap orang lain sadar, dan mengejar …
Tidak lagi, lagi-lagi belum.

Aku menoleh lagi, terakhir kalinya.
Ada kau, bertanya, “kenapa?”
Ingin kumaki dirimu
Tahu kenapa? Seperti mencari muka

Bukan kau yang kumau
Yang kumau sedang sibuk
Entah apa, merasa tidak dipedulikan

Selalu begitu kau
Mungkin itu bawaan,
Tapi aku tak suka

Saat itu aku kehilangan perhatian
Mencari muka
Kutemukan muka, itu milikmu
Kau pun mencari muka

Aku dan kau, kita sama
Aku tak suka
Kita tak bersahabat, sahabat…