Halaman

Senin, 26 September 2011

Bad Night

Saya benci malam ini. Sebagaimana saya membenci cara kalian semua. KALIAN SEMUA! Terlalu banyak hal yang saya benci hari ini. Caramu, caramu, caramu, saya membenci semua cara yang kau lakukan. terlalu banyak kebencian dalam diri saya dan semua kebencian ini tertuju kepadamu dan kepadamu, kepada kalian!

Masalah kemarin sudah berusaha saya selesaikan. Saya sudah mulai bisa menghargai diri sendiri. Pagi hingga siang tadi cukup menyenangkan. Tapi tidak untuk malam ini. Ingin sekali berbagi tentang hal ini. Tapi tidak banyak yang boleh saya ucapkan. Saya tahu kau tidak akan pernah membaca postingan ini. Kalau diperbolehkan saya berbicara, sepertinya saya ingin sekali mencamkan kepada kalian semua:

KAU SUDAH DIPERINGATI. BERKALI-KALI "DILARANG" DIUCAPKAN DAN KAU TIDAK JUGA MENGERTI. BERKALI-KALI KAU MELANGGAR DAN BERKALI-KALI KAU MEREPOTKAN BANYAK ORANG. TERLALU BANYAK ESEMPATAN YANG KAU SIA-SIAKAN. SUDAH SERING SEKALI KAU DITIPU! SEKARANG APA? MENYESAL? SUDAH BERKALI-KALI KAU MENYESAL. SESAL TAK BERGUNA KALAU KAU TIDAK JUGA BELAJAR DARI PENGALAMAN!

"saya ditipu.." "baguslah. kau jadi tahu rasanya ditipu, jangan sampai menipu." -my dad

dan untuk kau..

TAHU TENTANG APA YANG SEDANG KAU BICARAKAN? PERNAH KAU PIKIRKAN TENTANG SEMUA ITU? TERLALU SAKIT!

menumpang terlalu lama itu rasanya seperti menjadi parasit.

Terima kasih Tuhan untuk banyak pembelajaran malam ini.. Saya menangis, saya masih kau beri perasaan. Apa yang ada padaku sekarang itu milikMu, akan kembali padaMu. Ajari aku menggunakan sebagaimana mestinya.. terima kasih.. :')

Rabu, 21 September 2011

Berbeda Tidak Untuk Dibedakan


Saya telah dan masih berada di lingkungan yang beragam. Beragam di sini dalam artian, mereka semua sama dan saya berbeda dari mereka. Perbedaan ini sangat-sangat nampak. Apa yang saya rasakan sekarang lebih ke perasaan keminoritasan. Ibarat selembar kertas, mereka menyatu menjadi latar putih, saya hadir sebagai titik hitam, seperti perusak.

Ini bukan hal yang baru bagi saya, ini sudah terasa sejak 3 tahun yang lalu. Sejak kelas 1 SMP dan saya tahu bahwa keminderan-keminderan ini akan terus berlanjut. Bukan hanya untuk sekarang, tapi juga nanti. Saya takut meyakini hal ini. Sangat-sangat takut …

Begitu banyak pilihan, saya memilih ini. Padahal saya begitu mengkhawatirkan hal ini. Tetap bersikeras. Saya berusaha menegaskan dalam pikiran saya, “Tary, anggap saja ini seperti bumbu. Pedas memang. Tapi nikmati saja..”.

Berbeda orang, tapi itu tadi. Saya minoritas. Mereka semua terlihat sama, termasuk untuk hal pribadi sekalipun, cara pandang. Memberi penilaian yang berbeda tapi merujuk pada satu kesimpulan yang sama. Sebagai objek penilaian, saya sedang belajar menerima. Saya tidak pernah berniat membantah, toh pandangan mereka benar. Sangat-sangat benar.

Hari ini saya disadarkan KEMBALI mengenai beberapa hal.
1.       Saya tidak cantik dan tidak pernah cantik
2.       Saya tidak tinggi
3.       Saya tidak punya bakat khusus yang bisa membuat orang mangap melihat saya
4.       Saya begitu bodoh membiarkan hal-hal diatas mendominasi pikiran saya

Berpikiran seperti itu. Merenungkannya dalam waktu cukup lama. Asli! Ini galau. Krisis percaya diri. Saya mencoba menjadi diri saya sendiri, tak ada yang melihat saya. Apa ini berarti saya harus menjadi… orang lain? Apa dengan begitu saya tidak dihakimi lagi? Menjadi berbeda itu baik, kalau mereka mau berteman denganmu, dengan apa adanya kamu.

Aku mau menjadi diriku sendiri yang apa adanya, yang dihargai, yang punya sesuatu untuk dibanggakan, yang selalu disayangi. Aku mau berbeda. Tapi tidak untuk dibedakan. Life is not about finding yourself. Life is about creating yourself.

Bukan salah bunda mengandung, bukan salah mereka menilai, yang salah hanya pemikiran saya yang terpengaruh dan ikut menjelek-jelekkan diri sendiri. Maybe you don’t understand what I’m talking about. I just wanna say,


“sejujurnya, gue tidak peduli dikatain kaya gitu. Galileo juga dulu dicemooh. Makanya, setiap kali dicemooh gue selalu inget Galileo. Belakangan gue tahu Galileo berakhir di penjara dan mati mengenaskan.” (dika)

Sabtu, 17 September 2011

Hilang


Seperti ada yang hilang
Apa?
Sesuatu…
Kamu tahu?
Tahu.
Terus?
Sudahlah. Teruskan saja.


Itu milikmu?
Iya. Dulu.
Lalu?
Tidak pernah kugunakan lagi.
Kenapa?
Entahlah. Aku takut. Aku malu. Aku hilang.
Dia punya tuan yang baru.


Teman Terbaikku


Saat semua memilih dia,
Selalu ada yang memilihku
Diriku sendiri..

Saat yang lain tak bisa diam,
Aku memilih diam
Tak ada yang tahu
Hanya aku..

Saat mereka menertawaiku
Aku ikut
Menertawai kesedihanku

Bersama mereka, aku mau
Tawa itu terngiang selalu
Teman terbaikku,
Jangan rendahkan aku..


Jumat, 09 September 2011

Mereka dan Sesuatunya

Masih tanggal 9 september. Selamat ulang tahun, bapak SBY! panjang umur, sehat selalu, dan jujur dalam bekerja serta mampu bertanggung jawab. remember ur promise?
"katakan TIDAK pada korupsi!" :) Godbless...

dan juga.
SALAM OLAHRAGA! :D (Hari Olahraga Nasional)

September. Bulan dumba-dumba (red: deg deg an/penuh kejutan). Tadi sempat sedih karena merindu, biasalah Long Distance Relationship jomblo kebelet laku. Entah apa yang saya rindukan, hanya yang perlu diketahui bukan merindukanmu tapi kenyataan bahwa kau tidak merindukanku itu yang membuatku sedih.

Asli! ini sesuatu banget-_- masih dalam susana menikmati kesedihan (Jomblo emang gitu, jarang senang, sedih pun jadi harus dinikmati), tadi dapat kabar buruk dari teman sekelas. mendadak kangen-kangen dikangeninnya ilang. TOTAL! lagi-lagi ini sesuatu banget :/ mendadak perasaan saya berselimutkan khawatir.

Kenapa? karena ya.... sesuatu.

Pusing sendiri, stress sendiri, karena dasar orang licik, saya niat bagi-bagi sakit kepala pada sukarelawan. Tapi ya gitu deh, lumayan lah sakit kepala berkurang, tapi kemiringan otak bertambah. Inilah alasan sebaiknya tidak curhat dengan orang gila -_-

Tapi saya senang, pelipur duka begetoooh lah :') dan lewat ini, saya mau bagi-bagi SESUATU sedikit hihi


ini pas banget! bikin galau. avatarnya cakep *melting*


hihi kami dipuji LAGI! :D *proud*


9 tahun bukanlah waktu yang singkat untuk mengenal Neesa.
Body rada lebar, gokil, gawl, galauers, dan patotoai.


toh, teman saya ini sebenanya romantis dengan cara dia sendiri! :)
kebetulan dia juga jomblo wkwk

Berikut juga teman-teman saya yang sadar atau tidak sadar telah memottivasi dan menginspirasi saya



hadi.. hadi.. punya semangat, mau berteman, dan.. punya sesuatu :p

saya iri sekali-_- asal jangan kaya saya aja ya bi, talk less do more wkwk


Banyak hal yang perlu dan memang harus saya pelajari. Percaya diri, tahu berterima kasih, konsisten, dan mensyukuri apa yang ada.

Tak ada rotan, akar pun jadi

D'massiv - Jangan Menyerah

Teman-teman, maaf saya meng-capture dan mem-publish gambar-gambar di atas. hanya berniat berbagi apa yang telah saya peroleh.

Overall,
Thankyou very much.
Tary :)

Kamis, 08 September 2011

Merindu

Luluh lantah hatiku ini
Entah kapan kau pulang, kanda...
Senandung lagu bernada merdu itu
Terngiang kembali, kanda...
Apakah perlu aku menjemput?
Rinduku yang tak lagi terbendung
Yang terdalam yang pernah kurasa

Jemarimu yang dingin dan beku
Akan selalu menguatkanku
Kanda...
Aku rindu kembali dipelukmu
Rindu disayangimu
Aku selalu mencintaimu


















malarindu karenamu,
tary~

Kamis, 01 September 2011

Impian Perlu Ujian

(dikutip dari Tips Menumbuhkan motivasi dan percaya diri untuk meraih kesuksesan)


Kala impian membuat kita berbeda
Kala cara berpikir kita ditertawakan
Kala senyuman kita disiniskan
Kala warna semangat mulai meluntur
Kala impian membuat hati bias
Justru teruslah maju dan berpegang
Teruslah berpegang pada impian kita
Bangunlah keyakinan demi keyakinan.
Bukankah layang-layang terbang tinggi
Karena melawan arah angin?


(tarik nafas dalam-dalam, lanjutkan baca)
Impian kita hanya perlu diuji
Diuji untuk membangun keyakinan.


(hembuskan nafas)
Keyakinan untuk mencapainya..