Halaman

Senin, 31 Oktober 2011

Adelle - Someone Like You



i heard, that your settled down.
that you, found a girl and your married now.
i heard that your dreams came true.
guess she gave you things, i didn't give to you.

old friend, why are you so shy?
ain't like you to hold it back or hide from the light.

i hate to turn up out of the blue uninvited.
but i couldn't stay away, i couldn't fight it.
i'd hoped you'd see my face & that you'd be reminded,
that for me, it isn't over.

nevermind, i'll find someone like you.
i wish nothing but the best, for you too.
don't forget me, i beg, i remember you said:-
"sometimes it lasts in love but sometimes it hurts instead"
sometimes it lasts in love but sometimes it hurts instead, yeah.

you'd know, how the time flies.
only yesterday, was the time of our lives.
we were born and raised in a summer haze.
bound by the surprise of our glory days.

i hate to turn up out of the blue uninvited,
but i couldn't stay away, i couldn't fight it.
i'd hoped you'd see my face & that you'd be reminded,
that for me, it isn't over.

nevermind, i'll find someone like you.
i wish nothing but the best for you too.
don't forget me, i beg, i remember you say:-
"sometimes it lasts in love but sometimes it hurts instead", yay.

nothing compares, no worries or cares.
regret's and mistakes they're memories made.
who would have known how bittersweet this would taste?

nevermind, i'll find someone like you.
i wish nothing but the best for you.
don't forget me, i beg, i remember you said:-
"sometimes it lasts in love but sometimes it hurts instead"

nevermind, i'll find someone like you.
i wish nothing but the best for you too.
don't forget me, i beg, i remembered you say:-
"sometimes it lasts in love but sometimes it hurts instead"
sometimes it lasts in love but sometimes it hurts instead, yay yeh yeah.


#NovemberWish

Hari ini 31 Oktober 2011, besok sudah 1 November, waktu memang sering berlalu tanpa terasa.. oktober ini tidak begitu spesial, saya mengharapkan perubahan di november nanti. perubahan yang lebih baik.

Berhubung di twitter teman-teman saya sudah disibukkan dengan #NovemberWish mereka, postingan ini juga akan mengutarakan harapan-harapan saya.

#NovemberWish papa, mama, adik, sehat selalu dan senantiasa dilindungi Tuhan.

#NovemberWish saya sendiri bisa sukses dalam asmara karir dan sekolah

#Novemberwish bisa bantu ortu nyari duit, atau seenggaknya ga nambah beban orangtualah..

#NovemberWish punya piala hasil usaha sendiri

#NovemberWish hubungan dengan teman-teman yang renggang jadi dekat, yang udah dekat makin merapat

#NovemberWish hari yang akan tiba itu menjadi spesial dan saya bahagia. AMIN AMIN YA TUHAN..

#NovemberWish papa mama adek dan saya bahagia berkelanjutan...

masih banyak lagi harapan saya, menyadari bahwa kemoodan saya untuk menulis = 0, postingan saya samapai sini dulu. kalau jelek ya maafin, lainkali tetap berkunjung ya..


"... karena yang paling indah dalam hidup adalah harapan" -tary

Kamis, 20 Oktober 2011

Saya iri, teman...


Belakangan terakhir saya jadi banyak mengeluh, terlalu banyak menyalahkan diri sendiri, dan terlalu menuntut banyak dari apa yang bisa saya lakukan. Ini benar-benar mengganggu pikiran saya. Saya menjadi down, lalu mencoba memotivasi diri sendiri, sempat berhasil, saya kemudian berkeliaran di dunia maya dan down kembali. Di sana saya melihat bakat teman-teman saya, mereka semua terlalu keren. Saya iri.

Teman-teman saya ciptaan Tuhan, menyalahkan mereka karena kecemburuan saya sama dengan menyalahkan Tuhan. Tapi mengapa saya tidak menggunakan prinsip tersebut terhadap diri saya? Saya juga ciptaan Tuhan. Tidak seharusnya saya menyalahkan diri saya sendiri. Saya terlalu berharga. Sama seperti teman-teman saya yang lain. Saya perlu lebih menyadari itu …

Saya punya teman. Berapa jumlahnya tak perlu disebutkan. Siapa saja mereka tak perlu diketahui. Saya hanya ingin berbagi mengenai hal buruk yang selalu mengganggu pikiran saya.

Kita sedih jika teman terdekat kita gagal, tapi jantung lebih tercabik mendapati kenyataan bahwa mereka lebih sukses dari kita.

Berjalan berkelompok dan mendapati dirimu seorang diri padahal kau ada di sana, bersama mereka…

Sangat membutuhkan semangat dan mereka memberikannya berserta bumbu-bumbu ketidak-ikhlasan.

Ketika curhat, hanya sedang ingin dibenarkan, bukan kebenaran..

Ketika dimintai pendapat, diam 500kali lipat lebih baik dibanding berbicara. Toh, hasilnya sama. Mata mereka menatap saya sinis.

Terlalu banyak yang mengganggu pemikiran saya. Ingin sekali berbagi lebih lagi tentang apa yang saya rasakan terhadap teman-teman saya. Maaf, postingan ini tidak bermaksud menjelek-jelekkan teman-teman.. saya hanya sedang gundah saja.

Bukan sebuah tuntutan, hanya harapan..
Tidak terkabul juga tidak masalah
Hanya masalah waktu..
Teman terbaik akan tetap bertahan…

Minggu, 16 Oktober 2011

Budi


Hai! Longtime no see. Sorry baru  ngeblog lagi, minggu-minggu kemarin sekolah lagi mid semester dan belum-belum juga libur T_T

Oke, to the point aja, lewat postingan ini saya mau bagi cerita soal temen sekelas saya. Anggap saja namanya Budi. Iya Budi. Atau nama lain? Oke, boleh sih. Siapa? Budi? Bukannya sama? Beda. Oh beda ya? Okelah, yang penting ini soal Budi.

Budi adalah seonggok seorang  anak sekolahan, kelas 1 di SMA Unggulan, budi juga mengambil program kelas unggulan. Sebenarnya saya kenal Budi itu baru, kita baru ketemu, dan takdir mebuat kita sekelas. Ya, kita sekelas. Sekeeellllaaaaassss lho! Coba bayangin! Kita satu ruangan kelas. Oh my gosh! Kiamat sudah dekat.

Entah kenapa, temen sekelas saya, si Budi ini belakangan jadi semacam, hmm.. anggap aja Ciderella. Belakangan Budi jadi sering dipuji-puji di kelas, di mana-mana ada Budi, Budi dibicarakan di mana-mana, kali ini hatiku tak senang. S a y a  k a l a h  t e n a r  !

Saking sebelnya saya, saya sempet penasaran dengan pendapat temen-temen saya yang lain soal Budi. Dan berikut hasil wawancara saya:

Saya: “Eh Budi itu gimana sih?”
Bejos: “Budi itu… hmm.. *mata berseri-seri* tiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiittttttttttttt” (sambil senyum)
Saya: “ha? Yang bener? Emang budi kaya gitu?”
Julejos: “iya! Coba deh akrab sama dia, dia itu tiitiiiiiiiiiitttttttttttttttt banget” (ikut-ikutan senyum”

Oke, saya mulai dongkol mewawancarai mereka. Saya belum berani mengambil kesimpulan tentang Budi. Demikian laporan saya tentang titit Budi. Kembali kepada anda..

TITIT YANG KAMI MAKSUD BUKAN SEMBARANG TITIT
JAGA PIKIRAN ANDA!
WASPADALAH!
WASPADALAH!