April adalah bulan yang positif. Sebut saja itu sebuah keyakinan. An affirmation for this month. Saya melalui minggu pertama April dengan sangat mudah. Namun tidak untuk minggu kedua dan ketiga. Tidak untuk saat ini..
Dua minggu terakhir ini, saya diselimuti perasaan gundah-gulana, penyebabnya beragam. Bukan berarti saya tidak pernah bersenang-senang. Saya sering sekali bersenang-senang, hanya saja perasaan saya seringkali tidak tenang. Belakangan juga saya terus-terusan diperhadapkan dengan lingkungan sekitar yang negatif. Sangat menyebalkan ketika semua pikiran positif yang telah kau bangun dan berusaha bagikan ke orang lain, lalu disambut dengan sikap negatif satu orang. Kemudian, kedamaian hatimu terusik dan kau menjalani sisa harimu dengan sisa-sisa pikiran positif yang ada.
Pernyataanku tadi, bisa dibantah dengan pemahaman bahwa akan selalu ada orang negatif di dekitar kita dan kita hanya perlu tetap bersikap positif. Ya, benar. Saya setuju. Itu seringkali berhasil. Namun tidak untuk saat ini. Sesuatu yang salah sedang terjadi... Entah mengapa emosi saya menjadi mudah terpancing oleh segala bentuk sikap negatif mereka.
Akhirnya, saya pun berusaha menyibukkan diri, namun apa yang saya peroleh? Lelah fisik!dan batin saya pun tidak menjadi lebih baik. Lalu saya berpikir saya mungkin perlu melarikan diri dulu, maksudku beristirahat dan tidak melakukan hal-hal berat seperti mengerjakan tugas sekolah. Tetapi saya tak unjung memperoleh ketenangan. Pikiran saya tetap saja merajalela. Saya bahkan tidak bisa tidur hingga pagi menjelang. Saya juga tidak bisa menikmati makanan karena semua makanan bahkan minum seperti sulit sekali untuk ditelan. Saya merasa nervous, gelisah tak karuan, entah untuk apa.. kemudian saya berpikir saya mungkin stress dengan dunia yang fana ini, lalu saya mencoba mencari cara agar tidak stress, dan memikiran solusi tersebut malah membuat saya semakin stress.
Di sisi lain, ada satu hal yang kembali saya sadari akhir-akhir ini, yakni HIDUP INI BEGITU DINAMIS. Jika saat ini saya mampu menulis, membiarkan jari-jari saya menari di atas keyboard dan mengungkapkan apa yang saya pikirkan, sedetik setelah ini saya bisa saja terdiam untuk waktu yang lama. Duduk menatap layar laptop dan pikiranku pun merajalela, hingga saya lupa bahwa saya sedang mengerjakan sesuatu. Setelah itu, ketika saya ingin melanjutkan kembali tulisan ini, saya lupa, saya tidak tahu lagi apa yang akan saya tuliskan.
Rasanya, saya masih belum paham bagaimana semesta bekerja dan saya pun tidak akan sanggup menganalisanya..
Mungkin semua yang terjadi dengan diri saya belakangan ini erat kaitannya dengan kemampuan berimajinasi saya. Kemampuan saya merasakan apa yang saya bayangkan dan bertingkah bahwa segala apa yang saya pikirkan adalah nyata.
Apapun yang terjadi dalam diri saya saat ini, saya harap ini tidak akan berlangsung lama. Saya sudah cukup lelah. Saya butuh istirahat. Saya akan baik-baik saja..
el