Halaman

Senin, 28 November 2011

YEAAAH! D:

yeaaaaaaaahhhhhh!

28 NOVEMBER 2011

TERIMA KASIH UNTUK SEMUA KEKECAWAAN INI
(TARY, 15 Tahun)

Selasa, 22 November 2011

Resep Serba Guna

Tidak perlu suku cadang, tidak perlu baterai,
Tanpa cicilan bulanan dan uang muka;
Tidak kenal inflasi, tidak dikenai pajak dan cukai,
Pendek kata, silahkan santai saja;

Tidak bisa dicuri, takkan mencemari,
Satu ukuran cocok untuk semua,
Sangat hemat energi,
Namun, membuahkan hasil luar biasa.

Meredakan stress dan ketegangan,
Mengobarkan kebahagiaan di hati;
Memberantas kemurungan, menimbulkan keceriaan,
Dan meningkatkan harga diri!

Metabolisme dilancarkan
Tanpa efek sampig yang memusingkan.
Kurasa inilah dia obat mujarab;
Izinkan aku menyarankan... pelukan!

(dan, tentu saja, sepenuhnya boleh dikembalikan!)



Henry Matthew Wart
A Cup of Chicken Soup for the Soul

Sabtu, 19 November 2011

Saya Tidak Bangga atas Masalah

20112011 , hapsun! :)

Minggu siang kali ini, entah ada apa dan mengapa saya ingin berbagi sesuatu. Saya menjadi ingat saat kelas 3 SMP kemarin saya seperti dihinggapi banyak masalah, banyak sekali, sekalipun bukan masalah saya, saya jadikan masalah juga. "Berkonflik", demikian saya menyebutnya kala itu. Banyak teman yang saya jadikan tempat sampah, tempat saya mengeluarkan uneg-uneg saya. Respon mereka beraneka, hingga suatu kali mereka mengatakan: "Tary kenapa kau kayanya banyak sekali masalahmu?"

Saya lupa bagaimana saya menjawab pertanyaan mereka, saya hanya mengingat apa yang saya rasakan. Saya bangga, ya entah kenapa saya merasa bangga punya banyak masalah. Anak-anak SMP seperti saya saat itu, masih labil sekali. Bukan berarti sekarang sudah ga labil lagi, hanya saja SMP itu labilnya labillah.. Ingin terlihat keren punya banyak masalah, biar orang-orang liat kita masih tetap have fun, tegar, kuat atas masalah-masalah yang ada. Tapi hari ini juga saya tiba-tiba berpikir, "apa yang perlu dibanggakan dari masalah-masalah? bukannya dengan banyak masalah image saya jadi buruk?"

Positive thinkingnya itu gini, masalah mendidik, memberi tantangan, menumbuhkan rasa juang, melatih kesabaran saya. Masalah-masalah itulah yang menjadi jembatan bagi saya untuk menjadi seorang yang dewasa, yang bertanggung jawab, yang berpikiran terbuka. Masalah itu pengalaman, pengalaman adalah guru terbaik. Saya belajar banyak dari masalah.

Tapi saat ini saya benar-benar merasa tidak bangga dengan masalah-masalah yang ada di kehidupan saya. Seharusnya, saya LEBIH berbangga atas masalah YANG BISA saya selesaikan. Karena dengan demikian, saya telah melalui satu tahap pendewasaan lagi.

Tuhan, terima kasih untuk masalah yang kau percayakan padaku, beri aku semangat bertanggung jawab atas semua ini. amin..


Masalah memang mengajariku banyak hal, tapi usahaku untuk menyelesaikan masalahlah yang menjadi barometer pelajaranku. ~LJBarany

Minggu, 13 November 2011

Things that I wanna have

1. Private home

2. Car

3. Macbook Pro

4. Skateboard

5. Flashdisc

6. Sneakers (fullcolor)

yeah, I'm saving-_- really wish I could buy all of it with my own money..

Jumat, 11 November 2011

11 November 2011

111111
what a surprised day! thanks God... :)

".. kita hanya perlu mebuka jalan. biarkan Tuhan bekerja atas diri kita"

Kamis, 10 November 2011

Penyesalan di Malam Jumat


Penyesalan itu selalu datang belakangan, kalau adanya di awal namanya kesadaran. Hal ini yang nantinya melahirkan pertimbangan.

Saat ini saya menyesal, saya menyesal mendengar hal itu. Sebelumnya, kamu tahu betapa bahagianya saya hari ini? teman-teman saya sangat menyenangkan. Sepanjang jam pelajaran kami tertawa bersama. Marcell, agit, joshua, edberg, bernadet, audryn, thompson. semuanya. kami tertawa bersama. Harusnya kamu tahu bahwa tadi itu saya senang :) sekali..

Sekarang ini apa kabarnya perasaan saya? menyesal. Harusnya saya melaksanakan pesan mother Teresa:

"Hindari asa ingin tahu"

sekarang saya terjebak. sungguh.. saya berharap kamu tahu saya tidak menyukai apa yang kamu lakukan, saya benci itu! berkali-kali saya, bahkan kami, memberitahumu. kamu memang berpendirian kokoh, atau keras kepala? entahlah..

Tahu rasanya menahan marah? saya marah lho sebenarnya. marah sama kamu. beruntungnya kamu, saya punya mereka, mereka yang (entah sadar atau tidak sadar) telah menghibur saya. yoan, arya, terima kasih atas foto-foto konyol kalian :D ciho, terima kasih :) diam emas tapi suara kamu berlian hahaha joshinta, terima kasih karna sudah mengajak saya berpikir, saya sempat teralihkan wkwk :)

Masalah itu emang gabisa dihindari, sekalipun banyak yang menghibur, masalah gakan tinggal diam, dia tetap berusaha menunjukkan dirinya. padahal saya sudah berusaha tidak mendengar hahaha daritadi saya mau marah, cuma mau marah ke siapa? karena apa? tho emang salah saya, siapa suruh saya mendengar hal yang seharusnya tidak terdengar? bahaya rasa ingin tahu..

marah kalau ditahan-tahan itu jadinya nyesek. dada saya itu rasanya sesak, lepas kontrol dikit aja bisa jadi nangis hahaha ah sudahlah. bantu doa ya, teman-teman..

Tuhan terima kasih atas pendengaran ini, bantu saya menggunakannya, supaya setiap apa yang saya dengar selalu sejalan dengan kehendak-Mu. Beri saya bahu yang kuat, hati yang peka, dan jiwa yang selalu berpegang pada-Mu... amin

Sabtu, 05 November 2011

senangi keburukan-_-

Selamat malam, para couple and jomblongenes !

malam ini malam minggu yang artinya.... tidur lebih awal, besok anak Tuhan harus ke gereja :) tapi sebelum tidur, saya mau cerita sedikit, sedikit sekali. Ini tentang hari ini.

Hari ini buruk, tadi saya sampai di rumah  lebih awal dari biasanya, orang rumah belum pulang, saya nelpon mama, kata mama dia lagi di Mtos, saya pun berniat ke Mtos. karena satu dan lain hal, saya ke Mtos barengan sama sepupu saya yang niat cari buku, karena ngungguin angkot lama dan kebetulan di rumah lagi ada motor yang nganggur, kita lalu berencana berangkat dengat motor.

Kita ke sana emang dengan motor. sepupu saya cewek, tadi sore itu hujan, jalanan licin, makassar lagi ada konflik suku lagi, sepupu saya ga punya SIM, dan kita tetep nekat bawa motor.  sesampainya di Mtos, kita langsung ke tempat mama berada, KFC. saya bilang ke mama kalo saya berangkat ke sana itu naik motor, mama syookkk! jadilah kita berdua semacam dihakimi-___- sempet takut juga, tapi entah kenapa saya tetap bertahan :)

kebiasaan buruk saya ke mol ga bawa dompet, atau bawa dompet tapi isinya dalam laci, intinya kebiasaan ga bawa duit. niatnya mau ngacir ke toko buku dulu sambil ngungguin papa, nyari buku, dan sekalian menghindari mama kecapekan marah-marah. Di toko buku saya cuma bisa bengong, totally nganga, gapunya duitttt :( padahal banyak lho yang bagus. yaudah, apa daya saya gapanjang tangan, telen ludah pun jadi.

tadi saya sempat jatuh dari tangga mol gara-gara gamake kacamata di tempat gelap. seragam saya basah, kaki saya lecet ditambah keseleo. tapi saya tetap semangat :) sepulangnya di rumah, saya berniat besar menyatakan kegembiraan saya di twitter, supaya teman-teman saya tidak terus-terusan menganggap jomblo itu satnitenya suram. padahal emang gitu belum lama berbahagia, saya mesti terima kenyataan bahwa ulangan kimia saya yang tadi merah. 63. buruknya lagi, saya salah satu dari 5 orang. cuma 5 orang! memalukan bukan? rasa-rasanya saya mau bertopeng agnes monica saja.

buruk. hari ini memang buruk. tapi saya tetap bahagia. saya mendapatkan ITU. saya senang :D terima kasih macea, pace, adea...

TERIMA KASIH TUHAN :D

Kamis, 03 November 2011

Galau Jurusan

hai :) selama malam. malam jumat yang lapar, dingin, dan melelahkan.

terlalu dini barangkali kalau ngomongin soal pemilihan jurusan di kelas 2 nanti, tapi belakangan ini benar-benar mengganggu. begini ceritanya:

saya kepengen ikut lomba ekonomi, entah itu pasar modal, akuntansi, sampe ke OSN, saya mau. awalnya semua berjalan biasa-biasa saja. sampe pekan lalu, ibu yulia nanya ke saya, "lestary nanti ko mau masuk ipa atau ips, nak?"

saya jawab jujur, "ndatau mi bu.. bingung ka juga, mamaku bilang terserah ji, cuma mamaku kasih ancangan untuk jadi hakim.."

"oh, hakim berarti hukum? ips ji itu nak"

"tapi papaku suruh saya masuk ipa, bu"

"oh.. soalnya kalo ko masuk ipa, percuma ji ko belajar akuntansi nak"

GRRRRRRR! AWAL GALAU! dengan spontannya saya bilang, "saya masuk ips ji bu.."

menurut kalian, ini mungkin bukan masalah, tapi ini benar-benar menjadi beban pikiran. sesampainya di rumah, saya cerita soal pilihan saya ini ke mama, mama sih oke oke saja, katanya gini, "nda papa ji masuk ips, asal kau ji sendiri yang pilih.." mendengar ini saya jadi lega. tapi pas saya cerita ke papa.....

AMPUN! pengen nangis rasanya. kata papa,

"IPS SMA itu ndada pi gunanya, nanti baru kuliah itu.. kalo ko dari ipa, mau belajar ekonomi gampang mi itu. tapi kalo ko mo belajar ips sehari-hari baru masuk kimia, susah itu. masuk mko IPA dulu, supaya pola pikirmu jadi kaya orang IPA, sistematis dan sebagainya. saya dulu waktu kelas 1 SMA mengajar mak fisika sama kimia... dansebagainyadansebagainya"

karena dasar hati saya cengeng, diam-diam saya meneteskan air mata. saya sadar bahwa ayah saya masih berharap saya jadi dokter, tapi saya benar-benar tidak bisa. 1 bukan pilihan saya, 2 tidak berminat, 3 saya geli, 4 saya tidak kuat tentang hal-hal kedokteran.

sampai sekarang saya masih bingung.. Tuhan, beri saya kebijaksanaan :(

Selasa, 01 November 2011

Neesa h e b a t (y)

"kau tak akan benar-benar tahu rasanya kehilangan, sebelum kau sendiri merasakannya"

aku tadi melihatmu. sempat ragu, entah apa yang harus aku lakukan. tadinya kupikir kau akan menangis, karena itu telah kupersiapkan jiwaku untuk mendekapmu, untuk memelukmu, supaya kesedihan yang kau rasa tidak begitu berat lagi. tapi aku salah.

aku berniat menghiburmu, tapi entahlah.. aku merasa ini tiada berguna lagi. toh aku sendiri yakin kau lebih kuat dari yang kelihatannya. apa kamu pernah merasa ini berat? apa kamu pernah berniat untuk menyangkal semua yang terjadi ini? aku hanya mengingat kata-katamu sendiri,

"hidup itu penuh bantingan. tahan banting? anda hidup."

Tadi matamu berkaca-kaca, tapi aku senang melihatnya. kau bersedih, tapi tidak larut dalam kesedihan. kau tidak lemah, kau juga tidak kuat. kau lebih dari kuat.

Papamu pergi, tapi kamu tetap di sini, untuk apa? untuk melanjutkan cita-cita, kerja keras dan kebaikan papamu.. neesa, tyssa, emon, dan tante eby.. yang tabah, kuat, tetap semangat! selalu ada cela untuk menemukan harapan di setiap kesedihan. Keep smile! keep fight!

pelukan erat dari orang yang mengagumi kalian,
tary