Halaman

Kamis, 27 November 2014

Berjalan Membungkuk

27 November 2014

kukusan teknik,  depok.

pada malam terakhir
aku menjadi seorang tujuhbelasan
melewati jalan yang sama
dengan kepala tertunduk

kepala yang terlalu ragu menengadah
malam ini aku berjalan membungkuk
ditemani bayang rasa bersalah
malu, sangat malu

hidup berbayang ekspektasi orang lain
sebuah suplemen
dan juga racun bila terlewat batas

malam ini malam terakhir
malam dilematis
berjalan membungkuk
membungkus rasa yang pahit
aku takut, aku khawatir

apa aku patuh pada aturan yang kutulis?
sebuah prasasti yang pernah kuukir?

ketika malam ini dan malam seterusnya tak ada lagi diri sendiri
yang ada 'aku dan orang lain'
semuanya menjadi situasional
aturan sekadar aturan
selebihnya toleransi, kompensasi..

semuanya menjadi tanggungjawab
kewajiban pada pihak ini
kewajiban pada pihak itu
aku sedih, aku takut
aku berjalan membungkuk
dan berpikir..
dan berharap..
akan datangnya keajaiban.

Tidak ada komentar: