Juli, 2015, dalam perjalanan kami kembali ke rumah.
“itu yang lagi sering ngurusin migas sekarang, si siapa itu?
Masih ngajar di kampusmu?”
“ooh Faisal Basri?”
“ya itu. Dia masih ngajar?”
“Masih, tapi yang tingkat atas.. Mata Kuliah Ekonomi
Politik. Kayaknya nanti saya mau pelajari itu. Kayak menarik.”
“Bagus memang iya, tapi biasa yang begituan susah dapat
uang.”
Aku selalu tahu arah
pembicaraan seperti ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar