Hai! Longtime no
see. Sorry baru ngeblog lagi, minggu-minggu kemarin sekolah
lagi mid semester dan belum-belum juga libur T_T
Oke, to the
point aja, lewat postingan ini saya mau bagi cerita soal temen sekelas saya.
Anggap saja namanya Budi. Iya Budi. Atau nama lain? Oke, boleh sih. Siapa?
Budi? Bukannya sama? Beda. Oh beda ya? Okelah, yang penting ini soal Budi.
Budi adalah seonggok seorang anak sekolahan, kelas 1 di SMA Unggulan, budi
juga mengambil program kelas unggulan. Sebenarnya saya kenal Budi itu baru,
kita baru ketemu, dan takdir mebuat kita sekelas. Ya, kita sekelas. Sekeeellllaaaaassss
lho! Coba bayangin! Kita satu ruangan kelas. Oh my gosh! Kiamat sudah dekat.
Entah kenapa, temen sekelas saya, si Budi ini
belakangan jadi semacam, hmm.. anggap aja Ciderella. Belakangan Budi jadi
sering dipuji-puji di kelas, di mana-mana ada Budi, Budi dibicarakan di
mana-mana, kali ini hatiku tak senang. S a y a
k a l a h t e n a r !
Saking sebelnya saya, saya sempet penasaran dengan
pendapat temen-temen saya yang lain soal Budi. Dan berikut hasil wawancara
saya:
Saya: “Eh
Budi itu gimana sih?”
Bejos: “Budi
itu… hmm.. *mata berseri-seri* tiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiittttttttttttt” (sambil
senyum)
Saya: “ha? Yang
bener? Emang budi kaya gitu?”
Julejos: “iya!
Coba deh akrab sama dia, dia itu tiitiiiiiiiiiitttttttttttttttt banget” (ikut-ikutan
senyum”
Oke, saya mulai dongkol mewawancarai mereka. Saya belum
berani mengambil kesimpulan tentang Budi. Demikian laporan saya tentang titit
Budi. Kembali kepada anda..
TITIT YANG KAMI MAKSUD BUKAN SEMBARANG TITIT
JAGA PIKIRAN ANDA!
WASPADALAH!
WASPADALAH!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar