Saat itu aku berlari
Aku menoleh
Berharap ada yang mengejar
Oh tidak, sepertinya belum…
Berlari lagi, lebih kencang
Berharap orang lain sadar, dan mengejar …
Tidak lagi, lagi-lagi belum.
Aku menoleh lagi, terakhir kalinya.
Ada kau, bertanya, “kenapa?”
Ingin kumaki dirimu
Tahu kenapa? Seperti mencari muka
Bukan kau yang kumau
Yang kumau sedang sibuk
Entah apa, merasa tidak dipedulikan
Selalu begitu kau
Mungkin itu bawaan,
Tapi aku tak suka
Saat itu aku kehilangan perhatian
Mencari muka
Kutemukan muka, itu milikmu
Kau pun mencari muka
Aku dan kau, kita sama
Aku tak suka
Kita tak bersahabat, sahabat…

Tidak ada komentar:
Posting Komentar